Sun. May 31st, 2020

Dua bos besar Hino Indonesia resmi diganti

2 min read

Hino Indonesia

Autonesian.com – Hino Indonesia secara resmi mengumumkan penggantian Chief Executive Officer Hiroo Kayanoki ke Chief Executive Officer baru PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) Masato Uchida.

Perubahan ini akan mulai berlaku pada tanggal 1 Februari 2020. Hiroo Kayanoki, yang telah memimpin HMSI selama 6 tahun terakhir, telah berhasil berhasil membawa Hino menjadi pemimpin pasar untuk truk tugas menengah di Indonesia, yang selamat dalam 20 tahun terakhir.

Dalam jangka waktu itu Hino itu juga berhasil memperkuat pangsa pasar truk ringan di mana Hino Dutro berhasil mencapai rekor pangsa pasar tertinggi 22% pada akhir 2019. Saat memimpin Kayanoki, Hino terus fokus pada pengembangan layanan dukungan total untuk memberikan layanan terbaik bagi bisnis konsumen.

Masato Uchida sebagai Presiden Direktur baru, adalah sosok yang tidak meragukan kemampuannya di Indonesia. Sebelumnya, ia memegang posisi Chief Operating Officer (COO) di HMSI sejak 2019.

Pada 2008 ia menjadi direktur Hino Motors Sales Thailand, dan pada 2013 ia menjabat sebagai General Manager divisi Indonesia, pada 2016 ia memimpin divisi Overseas & Marketing HML Jepang.

"Kita semua memiliki mimpi, sama seperti pengemudi yang mengendarai kendaraan Hino, mekanik, pemilik kendaraan dan bahkan pedagang, tentu saja, keluarga mereka juga memiliki impian untuk dipenuhi. Orang-orang yang terkait dengan Hino mempercayakan impian mereka ke merek Hino" , Masato Uchida dalam pidato pertamanya sebagai Presiden Direktur HMSI.

Selain mengubah bos besar atau chief executive officer HMSI, Hino juga mengubah posisi Chief Executive Officer PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI). Di mana perubahan posisi Chief Executive Officer yang sebelumnya dipegang oleh Kazushi Ehara sekarang dari 1 Februari akan dipegang oleh Chief Executive Officer baru Masahiro Aso.

Pabrik Hino di Indonesia akan dikelola oleh Masahiro Aso, yang memiliki pengalaman panjang dan mampu dalam menjalankan pabrik Hino. Di mana sebelumnya dia adalah pemimpin pabrik Koga Jepang Hga Motors Limited, yang merupakan pabrik Hino utama yang secara teknis mendukung pabrik Hino di luar Jepang.

Koga Plant sendiri adalah pabrik Hino utama yang telah menerapkan sistem canggih di mana robot banyak digunakan untuk melakukan tugas-tugas sulit dan komponen berat untuk meningkatkan keselamatan karyawan lokal.

Selain itu, Koga Plant juga menerapkan sistem produksi modular sebagai salah satu elemen untuk menciptakan kendaraan yang paling cocok. Dengan sistem modular ini, produksi kendaraan dapat dilakukan dengan cepat dan meminimalkan waktu tunggu.

"Kami berusaha memobilisasi teknologi yang telah kami bangun di pabrik Koga ke pabrik-pabrik asing, termasuk di Indonesia. Sehingga pabrik-pabrik ini memiliki kualitas dan teknologi yang sama dengan pabrik-pabrik di Jepang," kata Masahiro Aso, Presiden HMMI.

Masahiro Aso juga berharap bisa memperkuat pabrik Hino dalam bidang-bidang seperti teknologi canggih, memberikan informasi dan produksi berkualitas. Ini juga akan terus bergerak maju, bekerja untuk memenuhi dan melampaui harapan pelanggan di Indonesia.

Pos Dua bos Hino besar Indonesia secara resmi diganti dia muncul lebih dulu Autonesian.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.