Thu. Apr 9th, 2020

Pertamine memastikan bahwa stok BBM di Sulawesi aman di antara epidemi virus korona

2 min read

virus pertamine crown covid-19

Autonesian.com – Di tengah virus korona atau epidemi Covid-19 di Indonesia, PT Pertamina (Hilang) melalui Wilayah Operasi Pemasaran (MOR) VII untuk menjamin layanan dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas minyak cair (LPG) di semua bagian Sulawesi dalam kondisi aman.

Menurut PT Pertamina (Persero) Kepala Unit Komunikasi dan CSR MOR VII, Hatim Ilwan, kantornya memastikan bahwa semua bahan bakar dan produk LPG tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Saat ini, ketahanan bahan bakar nasional dan stok LPG rata-rata lebih dari 20 hari," katanya.

Di tengah wabah virus korona atau covid-19 hingga minggu ketiga Maret 2020, distribusi produk bensin (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) dan produk diesel (Solar, Dexlite dan Pertamina Dex) telah tempatkan secara normal.

Sedangkan rata-rata distribusi harian jenis bensin di Sulawesi Selatan adalah sekitar 3.272 kg / l (KL) / hari, sedangkan untuk jenis diesel 1.170 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 688 ton / hari untuk produk PSO dan 68 ton / hari untuk produk non-PSO.

Untuk Sulawesi Tenggara, distribusi harian rata-rata bensin tipe bensin mencapai 866 KL / hari, sedangkan untuk diesel tipe 297 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 128 ton (MT) / hari dan 12 MT / hari untuk produk non-PSO.

Wilayah Sulawesi Tengah, rata-rata distribusi harian jenis bensin mencapai 1.097 KL / hari, sedangkan untuk diesel jenis 339 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 131 MT / hari dan 22 MT / hari untuk produk non-PSO.

Di wilayah Sulawesi Barat, rata-rata distribusi harian bensin jenis bensin mencapai 341 KL / hari, sedangkan untuk diesel tipe 128 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 75 MT / hari dan 3 MT / hari untuk produk non-PSO.

Provinsi Gorontalo, rata-rata distribusi harian bensin jenis bensin mencapai 376 KL / hari, sedangkan untuk jenis bahan bakar minyak 88 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 81 MT / hari dan 6 MT / hari untuk produk non-PSO.

Dan untuk provinsi Sulawesi Utara, rata-rata distribusi harian bensin jenis bensin mencapai 1.072 KL / hari, sedangkan untuk diesel tipe 286 KL / hari. Untuk produk LPG, distribusi harian rata-rata adalah 196 MT / hari dan 17 MT / hari untuk produk non-PSO.

Hatim juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan BBM dan LPG dan mendesak untuk selalu menggunakan BBM dan produk LPG yang berkualitas. "Selain produk bersubsidi untuk yang kurang beruntung, kami juga menyiapkan produk BBM dan LPG berkualitas yang dapat digunakan oleh masyarakat," katanya.

Adapun produk-produk berkualitas BBM Pertamina tersedia di pasar termasuk Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite. Sedangkan produk LPG meliputi 5,5 kg gas terang dan 12 kg.

Hatim menambahkan bahwa orang tidak perlu panik karena mereka terus memasok berbagai produk yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. "Insya Allah, kami terus memastikan bahwa pengabdian masyarakat bekerja dengan cara terbaik," katanya.

Pos Pertamine memastikan bahwa stok BBM di Sulawesi aman di antara epidemi virus korona dia muncul lebih dulu Autonesian.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.