Sun. May 31st, 2020

YTA memegang Level 2 dari "Train to Trainer" untuk guru profesional di Indonesia

2 min read

Setelah sukses dengan pelatihan level 1, Yamaham Indonesia kembali memberi guru VET di seluruh Indonesia dengan level Train to Trainer 2

Jakarta, Autos.id – Sebagai wujud komitmen untuk mendukung pengembangan pendidikan di Indonesia, khususnya di bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Akademi Teknik Yamaha (YTA), yang dibuka oleh Yamaha Indonesia secara aktif dan konsisten menyelenggarakan program. Yamaha Assisted SMK tahun ini naik kereta ke aktivitas Pelatih Level 2 untuk guru profesional di Indonesia dari 17 hingga 20 Februari 2020, di Pusat Pelatihan Yamaha (YTC), Cempaka Putih, Jakarta.

Aktivitas Train to Trainer Level 2 itu sendiri adalah bentuk fase pelatihan lanjutan yang diberikan oleh Yamaha Indonesia kepada guru dari 51 SMK yang dipilih sebagai Kelas Khusus Yamaha dari total 757 target SMK yang didistribusikan di Indonesia.

Selain Train to Trainer, Yamaha Indonesia juga memberikan bantuan kepada Sekolah Profesional di bawah bimbingannya dalam bentuk standardisasi teori ruang, praktik, peralatan bengkel dan kurikulum standar YTA dan untuk melakukan "Link & Match" antara dunia pendidikan dan industri, salah satunya dilaksanakan melalui praktik kerja industri dan sertifikasi.

"Kehadiran dunia bisnis atau dunia industri (DU / DI) dalam proses pembelajaran di sekolah-sekolah kejuruan, seperti yang dipraktikkan oleh Yamaha melalui program Train to Trainer, adalah contoh kolaborasi yang harus dikembangkan dalam semua keterampilan di sekolah profesional, "kata kepala Departemen Kehakiman untuk Penyelarasan Profesional dan Kerjasama Industri, Departemen Pendidikan, Suryadi Guyatno dalam sambutannya.

Jika selama pelatihan level 1 konten materi lebih difokuskan pada pembelajaran teori dan pemeliharaan berkala, maka dalam pelatihan level 2 ini, para guru profesional akan dilengkapi dengan pengetahuan yang berkaitan dengan pembelajaran pemecahan masalah menggunakan YDT (alat diagnostik Yamaha) sebelum pindah ke pelatihan level 3 nanti. membahas manajemen bengkel dan model CBU teknologi Yamaha.

Dengan dimulainya Train to Trainer Level 2, guru SMK harus menguasai ilmu pemeliharaan sepeda motor dengan teknologi sistem injeksi di masa depan, menggunakan YDT (Yamaha Diagnostic Tool) yang memiliki fungsi penuh dan membuatnya lebih mudah pemecahan masalah sepeda motor Yamaha yang telah mengadopsi teknologi terbaru selain menyelaraskan kurikulum YTA sesuai dengan SKKNI.

"Dengan slogan-slogan" Sekolah profesional, CAN, sekolah profesional "dan" Terhubung "Yamaha akan selalu terhubung dengan dunia. Dan program Train to Trainer adalah perwujudan nyata tentang bagaimana Yamaha memberi staf pengajar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini di sektor ini. roda untuk memberi kehidupan "Lulusan siswa SMK yang kompeten dan mampu bersaing di dunia kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI)", jelas Sutarya sebagai manajer penjualan, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.